Asuransi di Indonesia

Asuransi rasanya nama tersebut sudah sangat popular. Di berbagai Negara manapun tentunya yang namanya asuransi ini tentunya sudah banyak yang menerapkannya. Baik itu asuransi syari’ah maupun asuransi konvensional. Di Indonesia sendiri sudah sejak lama menerapkan sistem asuransi tersebut.

Asuransi sendiri menurut undang undang ataupun menurut para ahli merupakan suatu perjanjian antara dua pihak, yaitu yang menyelanggarakan asuransi dengan pembayar asuransinya, jika suatu saat terjadi kerugian, kecelakaan dan lain sebagainya maka akan dibayarkan oleh pihak penyedia atau penyelenggara asuransinya. Pada intinya diantara keduanya harus ada persetujuan antara dua pihak tersebut dan jangan ada yang dirugikan satu sama lain. Selain itu juga dalam asuransi tersebut harus ada aturan yang berlaku da nada dasar hukumnya sesuai dengan yang akan dianutnya.

Terdapat dua jenis asuransi yang diterapkan di Indonesia. Ada asuransi konvensional dan ada juga asuransi syari’ah. Banyak orang yang mengikuti asuransi tersebut. Dimana secara garis besar ada 3 macam asuransi yaitu asuransi kerugian, asuransi jiwa, dan juga asuransi social. Asuransi kerugian diakibatkan apabila didalamnya terjadi kecelakaan atau kesehatan, harta benda ataupun lainnya. Asuransi jiwa terjadi apabila terjadi kematian, kecelakaan serta untuk hari tua. Sedangkan asuransi sosila merupakan asuransi yang memang biasanya dilaksanakan oleh pihak pemerintahan. Terdapat beberapa keuntungan bagi anda yang mengikuti kegiatan asuransi tersebut. Dimana anda bisa memilih asuransi mana yang akan anda lakukan, dimana di Indonesia sendiri sudah menerapkan asuransi syariah dan juga masih ada asuransi konvensiaonal.

Tujuan dari adanya asuransi sendiri baik itu asuransi syari’ah maupun asuransi konvensional ini tidak lain untuk memberikan jaminan serta memberikan perlindungan kepada orang yang melakukan asuransi tersebut apabila suatu saat terjadi kerugian terhadap sesuatu yang di derita. Selain itu juga tujuan dari asuransi sendiri sebagai tabungan yang suatu saat akan dikembalikan kepada kita. Dampak yang dirasakan oleh kita yang melakukan asuransi sendiri dimana akan terasa ringan jika suatu saat terkena musibah, karena biaya tersebut sebagian besar bahkan bisa saja sepenuhnya sudah tercover oleh pihak asuransi tersebut. Jadi jika suatu saat anda terkena musibah anda tidak perlu khawatir lagi akan biaya yang mungkin anda keluarkan nantinya. Namun pada saat asuransi atau penyetoran asuransi berlangsung, tentunya anda bisa saja berhenti dari asuransi tersebut namun ada aturannya. Jadi anda harus mengikuti aturan serta menerima aturan yang berlaku.

Dan seperti yang kita ketahui bahwa di Indonesia sendiri asuransi tersebut sudah banyak perusahaan yang menjalankan asuransi syari’ah dan asuransi konvensional. Untuk asuransi syari’ah sendiri mungkin baru baru ini dijalankan.

Perbedaan yang mendasar antara asuransi syari’ah dan juga asuransi konvensional ini dimana asuransi syari’ah tersebut segala sesuatunya berlandaskan aturan islam dimana Al-qur’an lah yang menjadi pedoman utamanya. Terdapat beberapa perbedaan lain juga antara asuransi syari’ah dan juga asuransi konvensional. Dimana dalam syari’ah tidak dikenal dengan yang namanya riba, gharar dan lain sebagainya. Yang dikenal dalam asuransi syari’ah hanyalah azas tolong menolong.

Namun antara keduanya semuanya sama-sama memberikan nilai positif, karena dampak yang dirasakan nantinya akan terasa ringan jika terjadi sesuatu hal kepada kita. Semuanya tergantung kepada anda bagi anda yang ingin memilih. Baik itu asuransi syari’ah maupun asuransi konvensional yang sudah ada sejak dulu. Sebelum anda mengikuti asuransi tersebut yang ditawarkan dari perusahaan tertentu, maka anda juga harus membaca ketentuan yang diterapkan oleh perusahaan tersebut.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *